Mungkin sebagian dari kalian akan bertanya-tanya apa
maksud judulnya bukan? Kenapa ada judul lagunya Peterpan? Ya seperti kata Bang
Ariel dilagunya “Tetapi taaaak daaapat kuumengerti”. Konspirasi memang tak mudah dimengerti,
walaupun mungkin sudah seringkali kita dengar. Tentunya di atas normal atau di
atas sewajarnya karena konspirasi sudah diluar fakta yang sudah dijelaskan.
Apakah ada disekitar kita?
Bisa jadi. Sebelum itu saya jelaskan sedikit,
konspirasi itu adalah bersekongkol atau bekerjasama. Tujuannya untuk apa? Untuk
mengalahkan lawan ataupun menguasai sesuatu, tentunya dengan memanipulasi
peristiwa sebenarnya dengan membeberkan penjelasan palsu atau yang bisa
dibilang tahayul tapi padahal sebenarnya masyarakat menerima saja.
Percayakah kalian jika kejadian 11 September 2001
berupa runtuhnya gedung WTC adalah perbuatan pemerintah Amerika sendiri?
Mungkin ada sebagian yang percaya. Namun, bagi kalian yang tidak percaya,
didalam kasus tersebut bisa saja tersembunyi suatu konspirasi. Kembali dengan
pertanyaan saya tadi “Apakah ada disekitar kita?”, ya bisa jadi. Sebagai contoh
apabila
kita bermain poker atau kartu
judi dengan
jumlah pemain 5 orang, maka kita dapat melakukan konspirasi terhadap 3 pemain
lainnya, sehingga hasil dari kekalahan 1 pemain yang merupakan korban
konspirator dapat dibagi berempat.
Kenyataannya, konspirasi itu tidak akan pernah
menunjukkan kebenaran. Namun, mungkin jika ditelaah lebih dalam sebagian ada
benarnya juga. Bukannya saya menuntut kalian untuk mempercayainya dan bukan
pula saya mendoktrin kalian dengan menggantikan fakta yang telah ada dengan
teori konspirasi tersebut. Namun, ini hal yang patut diketahui oleh khalayak
umum.
Masih ingatkah kalian dengan tragedi WTC yang sudah
saya singgung di atas? Pastinya! Dari peristiwa inilah muncul teori-teori
konspirasi yang dipercaya sebagian orang maupun pakar-pakar konspirasi sebagai
salah satu konspirasi Amerika. Mengapa begitu? Karena sudah banyak bukti-bukti
yang dapat menjelaskan. Namun, sayangnya semua itu percuma. Pemerintah Amerika
seakan menutup mata dan telinga terhadap bukti-bukti tersebut. Mungkin sebagian
dari kalian masih percaya bahwa tudingan Amerika kepada Irak serta Al-Qaeda itu
benar. Banyak bukti-bukti yang dilontarkan oleh ahli maupun pakar konspirasi.
Bagaimana gedung WTC gedung Building 7 dengan kualitas
dinding besi kelas 1 bisa ditabrak hanya dengan dua pesawat hingga rata dengan
tanah?
Mengapa
pesawat F-16 AS tidak melakukan tindakan pencegahan terhadap pesawat yang
“dibajak”?
Mengapa
Pemerintah AS menghalangi
penyelidik independen?
Apakah ada keterikatan antara Osama dengan Bush?
Inilah sekelumit pertanyaan dari sebagian orang yang
masih ragu akan peristiwa yang direkayasa. Masih banyak teor-teori yang
dikemukakan misalnya, bahwasanya yang menabrak Pentagon itu adalah misil
rahasia Amerika dan yang ikut meruntuhkan gedung ialah bom-bom yang diledakkan.
Apa sikap Bush? Bush sendiri seakan bersikap santai menghadapi kabar tersebut.
Dan satu hal yang ganjil ialah uang dollar jaman dulu yang bisa meramalkan
peristiwa tersebut. Jika dilipat, maka uang itu akan membentuk gambar pentagon
dan gedung kembar WTC yang tertabrak. Aneh bukan?
Untuk tujan apa sebenarnya pemerintah AS melakukan
penipuan ini?
Yang kita dengar sendiri dari media ialah pemerintah
AS menuduh Irak dan Al-Qaeda yang berdomisili di Afganistan. Mengapa? Karena
dengan begini, AS dapat menginvasi Irak serta Afganistan dan mengambil sumber
daya alamnya berupa minyak karena kita tahu bahwa pasokan minyak dari timur
tengah kian menipis.
Satu lagi teori konspirasi besar yang ingin saya
bahas.Yaitu mengenai organisasi-organisasi rahasia yang menamai diri mereka
Illuminati dan Freemason. Dua buah organisasi yang mengedepankan kemanusiaan
dengan mengsampingkan keagamaan. Dengan menganut aliran satanisme, mereka
menggaet petinggi-petinggi dunia. Untuk apa? Dengan tujuan untuk melancarkan
proyek mereka berupa New World Order atau Tata Dunia Baru. Mereka akan
menyatukan seluruh umat manusia dari seluruh penjuru dunia. Tentunya untuk
proyek sebesar ini mereka menghalalkan berbagai cara. Mereka memiliki satu
program unik yaitu depopulasi atau pengurangan jumlah penduduk.
Kita hidup bersama dengan seluruh manusia yang kurang
lebih jumlahnya 7 milyar. Depopulasi inilah yang akan mengurangi sebagian
sehingga hanya tersisa 500 juta saja! Mungkin terdengar bagus diawal, tapi
ketahuilah, bukan pil KB yang mereka edarkan satu-satu. Mereka akan melakukan
provokasi SARA dan yang lebih mengerikan ialah menyebarkan penyakit lewat obat
dan makanan.
Pasti kalian sudah banyak mendengar berita mengenai berbagai
provokasi yang akan membuat manusia saling membunuh. Namun bagaimana dengan
pembunuhan massal yang masih ada keraguan dalam penjelasan-penjelasannya?
Seperti halnya runtuhnya gedung WTC. Kalian tahu keganjilannya? Kabarnya ketika
hari dimana peristiwa itu terjadi, seluruh pejabat serta petinggi Yahudi tidak
ada atau absen. Mengapa bisa dari sekian banyak karyawan dan pejabat tidak ada
satupun orang Yahudi? Mungkin ini merupakan salah satu rencana depopulasi
mereka atau mungkin Israel ingin memperbaiki keadaan ekonomi mereka dengan
runtuhnya gedung WTC.
Satu lagi rencana yang mengerikan sekaligus licik
ialah dengan menjadikan makanan dan obat sebagai racun. Mungkin sebagian dari
kalian adalah pecinta makanan cepat saji. Namun, perlu kalian ketahui bahwa
makanan cepat saji mengandung zat berbahaya, contohnya hamburger. Kabarnya,
hamburger diberi zat cair pembersih kaca untuk mengawetkannya. Begitu pula
dengan pasta gigi yang mengandung fluoride. Sebenarnya zat ini merapuhkan gigi,
mengeroposkan tulang, dan merusak otak.
Bagaimana dengan minuman dan obat-obatan?
Softdrink, minuman yang juga diminati orang-orang. Apa
dampak negatifnya? Kita ambil contoh minuman cola. Kalian pasti sudah tahu jika
kita memasukkan permen mint kedalam minuman ini apa yang akan terjadi
selanjutnya. Setelah menunggu reaksinya, apa yang akan terjadi? Pasti menyembur
kan? Bayangkan jika kalian meminum minuman ini bercampur suatu zat yang
kandungannya sama dengan permen mint ini. Mengerikan!
Nah, beda halnya dengan obat-obatan. Jika kita membeli
obat-obatan, pasti ada efek sampingnya bukan? Jika orang meminum obat, efeknya Cuma
mengurangi bukan menyembuhkan. Dan kabarnya lagi ternyata penyakit itu ada yang
dibuat-buat. Tujuannya tak lain tak bukan ialah berkaitan dengan depopulasi
ini. Apa saja penyakit buatannya? HIV/AIDS, antraks,
imunisasi, H1N1 dan H5N1.
Inilah serangkaian kisah konspirasi dunia.
Bagaimana dengan Indonesia sendiri?
Media massa Indonesia juga menyimpan suatu konspirasi.
Jika anda sering menonton tv, apakah anda sering mendengar berita tentang
terorisme atau berita yang secara tidak lazim menyudutkan Islam? Media massa
seharusnya menjadi informasi yang menyediakan informasi yang berguna bukan
menyudutkan suatu agama. Yang saya dengar kabarnya Metro TV lah yang melakukan
ini. Apa maksud dan tujuannya? Dengan tujuan agar masyarakat tahu bahwa Islam
itu agama pembenci dan agama intoleran. Dan satu hal lagi, perhatikan
sinetron-sinetron di tv. Yang ada hanya merusak akidah, mengikis kebanggan,
serta jati diri umat Islam.
Konspirasi itu tidak dapat menunjukkan kebenaran.
Mungkin hanya waktu yang dapat menentukan. Intinya, kita harus cerdas dalam
mencerna berbagai informasi yang kita dapat. Jangan sampai otak kita tercuci oleh karena pemberitaan-pemberitaan negatif yang membawa kebohongan. Tetaplah berpegan teguh pada tiang agama.
Jika teori konspirasi itu benar, tetaplah waspada,
karena di era globalisasi ini pengaruh negatif dari organisasi-organisasi rahasia di dunia bisa masuk kapan saja, di mana saja, dan melalui apa saja.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar